Langsung ke konten utama

Announcement!

Hallo...

Ini suci, Author dari "Ini Semesta Berkata" apa kabar para pembaca? Setahun terakhir blog ini sudah jarang sekali update postingan baru seperti yang kalian lihat update tulisan yg author tulis hanya beberapa dan jeda yang lumayan lama, author berusaha untuk konsisten menulis ide-ide baru yg relate dan berhubungan dengan kehidupan para pembaca, maafkan author ya huhu karena jarang menyapa. Kedepannya author akan berusaha lebih baik lagi. 

Kabar baiknya Author sudah menyelesaikan studi S1 yeayyy🎉 berkat doa dan dukungan semua orang dan usaha serta kerja keras akhirnya author bisa lulus tepat waktu. Huhu sesuatu yang cukup mengharukan tapi lingkungan perkuliahan tetap moment paling merindukan. 

Dan ada kabar baik lagi.. bulan ini author akan update 2 postingan baru wiiiii apatuh??? Eitsss tapi sabar dulu, author ingin menyampaikan beberapa perubahan pada tampilan blog, nama blog ini resmi di ganti menjadi "Ini Semesta Berkata" Selanjutnya juga akan ada perubahan berkala apabila author menemukan hal menarik dan perubahan yang cocok untuk suasana blog agar pembaca merasa nyaman. Kalian bisa kirim ke email atau instagram mengenai saran dan juga kritik ya, email dan instagram akan author taruh di bawah tulisan ini.

Author sangat menghargai para pembaca yang mampir ke website ini walaupun tidak banyak kalian sangat berharga untuk author, komentar yang kalian tulis adalah semangat untuk author untuk terus menulis. Jangan lupa setiap kali membaca sematkan komentar ya ❤️ kalian juga bisa follow melalu titik tiga di pojok kanan atas.  

Selamat berjumpa di postingan selanjutnya ❤️



@semestaa_berkata

suciramadhani2626@gmail.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bu, Masih Tetap Ku Doakan

Bu titip salam untuk ayahku, aku tidak berani menceritakannya sendiri sebab takut ia sedih karena aku sedikit merasa tersakiti.  Bu, Maafkan aku karena ku pikir aku mampu menjaga dan menemaninya sampai tua sebab ternyata angan itu hanyalah awan hujan yang seketika berubah jadi badai untuk diriku sendiri.  Ku coba peluk raganya ku coba memahami hati dan sedihnya, ku temani bahagianya. Kucoba untuk ada seperti yang ibu minta saat masih di ranjang rumah sakit. Ku usahakan semuanya. Ku tau dia orang baik sebab ibu yang bilang demikian, sebab ibu orang baik karena itu aku ingin bersamanya. Bu ternyata aku salah, ku pikir perempuan baik juga pasti akan melahirkan laki-laki baik, ku pikir aku cukup untuknya ku pikir ia cukup bangga dengan aku ada di sisinya kupikir perasaan iba, perhatian dan kasih sayang yang ku curahkan untuknya adalah apa yang akan aku terima juga.  Hari itu ketika ia memutuskan untuk memisahkan diri dengan duniaku, masih ku pegang erat janjinya ketika ia bil...

Untuk 1 hari yang melelahkan kamu butuh kalimat ini

Teruntuk siapapun yang sudah berjuang berjalan di jalan yang tidak mudah, sudah mau melangkah demi langkah, hingga akhirnya di titik ini, mari berterima kasih kepada diri kita sendiri. Untuk segala kerikil yang menghantam pelan di hidup kita ataupun angin kencang yang  menerpa hati ringkih kita yang setiap kali berusaha kuat bertahan untuk hidup satu hari lagi, mari berterima kasih kepada diri sendiri. Untuk orang-orang yang sudah bertahan dan menjadi kuat untuk satu detik saja, mari ucapakan terima kasih sekali lagi untuk tidak menyerah dengan dirimu sendiri. Mari apresiasi hal-hal kecil yang mungkin terlihat sepele karena satu kali hembusan napas yang kamu keluarkan pun masih menjadi manfaat bagi pohon yang mungkin ada di seberang jalan sana atau rumput kecil yang ada di ujung kelingking kaki mu. Kamu berharga❤️

Aku Bisa Apa?

Kepala riuh berkecamuk, katamu aku tak bisa menerima kurang mu yang satu itu. "Menjadi diam" Menjadi diam bagimu adalah kurang sebab mungkin aku terlalu berisik, padahal mungkin bagi sebagian manusia berisik adalah kurang. Tapi keduanya bukanlah kekurangan ia adalah sifat alamiah manusia ketika di hadapkan pada sebuah sesuatu, sebuah masalah, sebuah senang atau sebuah yang lain yang mungkin entah apa. Ku bilang aku terima semua yang ada padamu tapi kamu bersikeukuh aku adalah orang jahat sebab tak bisa memahami kurang mu dan ku katakan kita tidak sedang bertengkar soal kurang yang kita punya, kita hanya tidak semencinta sebesar itu sebab itu kita hanya bisa saling menyalahkan dan saling bekeras kepala. Ucapmu tidak kasar tapi tindakan mu menyakitkan, berkali-kali ku maafkan berkali-kali ku yakinkan perasaanku bahwa aku bisa bertahan tapi luka-luka itu berkumpul, satu per satu mulai menusuk menggerogoti hingga ke tulang dadaku menembus hatiku lalu membusuk menjadi kecewa yan...