Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2023

Asing

  Saya sudah tidak menangis lagi menceritakan kisah-kisah itu, walau memang sudah tidak bisa diselamatkan lagi setidaknya ada beberapa kenangan manis yang masih bisa membuat tersenyum setiap kali di ingat... "Kita dulu ternyata semanis itu ya..." begitu kiranya... Sudah banyak upaya untuk menyelamatkan hubungan itu, tapi hanya satu yang tetap bertahan dari segala respon yang cukup menyakitkan... mati-matian di pertahankan pada suatu titik diri ini tersadar bahwa "Saya sudah kehabisan cara" kenapa hanya Saya, kenapa katanya tidak di ganti dengan "Kita" sebab memang hanya saya yang bersusah payah menginkan semuanya. Ada baiknya, paling tidak sekarang kita tidak lagi saling memaksakan untuk tidak terlihat asing, Asing adalah judul dari kalimat ini.

Tamat

  Cerita soal dua anak manusia yang dulu saling berpegang erat kini memilih mengalah satu sama lain, tidak lagi saling menghubungi atau bertanya "bagaimana hari ini?" Bukankah seharusnya rencana masa depan mereka nampak indah dan megah? Membaca buku di teras rumah dengan dua cangkir kopi yang masih panas. Bukankah itu sudah sangat istimewa? Mengapa kisah cinta orang lain terlampau manis sedangkan kisah kita begitu pahit? Mengapa setiap kali melihat sepasang kekasih duduk di salah satu kursi cafe terlihat sangat harmonis sedangkan kita berjarak sangat jauh seolah dua orang yg baru berkenalan di hari itu juga? Bukan kah sudah cukup lama kita saling menggenggam perasaan masing-masing Mengapa kita terlihat seperti dua orang asing? ......... Saya masih berjalan di arah yg sama, menuju rencana-rencana masa depan yang megah itu, bedanya sekarang tak lagi ada engkau yang mengiringi berjalan sambil menggenggam tangan ku, kita berjalan masing-masing... Semakin lama kita berjalan ...