Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2023

Redup

Di perjalanan pulang tengah malam kali ini udaranya cukup dingin, kali ini langitnya cerah sedikit sebab dapat dilihat satu dua bintang di beberapa titik, lampu-lampu redup itu cukup terang untuk menyinari tepi jalan yang lengang dan basah sehabis hujan. Sinarnya tidak terlalu terang untuk seisi kota tapi itu cukup untuk membuat tidak tersesat. Hanya orang mabuk dan bodoh jika ia tetap tidak bisa menemukan arah pulang. Tapi apakah itu cukup menghibur diri dari lara yang sedang tertata di dalam kepala, maksud ku lampu-lampu dan satu dua bintang itu? Menghidupkan perasaan yang sudah mati adalah tindakan sia-sia tapi cuman itu isi kepala hari ini. Kalau aku panggil sekali lagi namamu apakah jawaban telpon itu akan berubah menjadi tulisan detik menit atau hanya akan berdering sampai selesai? Kalau pulang adalah satu-satunya cara untuk bertemu dengan mu yang ku sebut rumah apakah akan tetap ada pintu yang masih terbuka? Atau rumah itu sudah di isi dengan penghuni baru?  Ini sudah te...