Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Blue

I think, I'm afraid of losing someone in my life, someone precious, someone who has become a friend and filled my teenage years with color. Lately I've realized that even when I'm lost that person won't miss me. When I think I'm afraid of losing that person I realize part of me is gone, part fades, part darkens then turns blue. I have realized that I have half lost myself. Ku pikir, aku takut kehilangan seseorang dalam hidupku, seseorang yang berharga, seseorang yang sudah menjadi teman dan mengisi masa remaja yang penuh warna. Akhir-akhir ini aku menyadari bahkan ketika aku hilang orang itu tidak akan merasa kehilangan akan diriku. Saat ku pikir aku takut kehilang orang itu aku menyadari sebagian dari diriku menghilang, sebagian luntur, sebagian kelam dan membiru. Aku telah sadar bahwa aku setengah kehilangan diriku sendiri.

Tak Berjudul

Dan akhirnya Dia melepas segala yang paling berharga... Berlahan kau lupa nada suaranya saat memanggil namamu... Berlahan bayang wajah nya, lekuk senyumnya luntur dari ingatan mu... Berlahan kau lupa bagaimana pertemuan terakhir kala itu... peluk hangat serta sedikit basah air hujan dan sisanya yang tak lagi kau ingat. Kemudian Ia mulai jarang muncul di mimpimu, parfum yang sama tak lagi mengusik tenang mu... ternyata bertahan tak sesulit itu. Orang bilang kau hanya butuh waktu untuk lupa. Tidak, ternyata kita butuh lebih dari sekedar waktu. Berapa banyak lelah yang sudah kau pangku hanya agar kalian tetap bertahan? berapa banyak tetes air mata yang sudah terbuang demi tetap menjadi kata "kita" katamu. Lalu kau menjelma menjadi bait pertama tulisan ini. Ironi. Memilih untuk tak pernah merasa ikut andil dalam kemalangan dan petualangan menyedihkan ini. Banyak yang ingin mampir, tapi terasa berdosa jika aku terima sebagai tamu. Bukan karena mereka tidak layak... aku lah yan...

What it is Love?

I always wondering, what Love look like? What love feel like? What it is Love, what it is loved? Apakah ketika dia menggandeng tangan mu saat jalan beriringan? apakah saat dia menatap wajahmu penuh kekaguman? Apakah saat dia bersedia mengikat tali sepatu mu yang lepas? menyeka rambut mu saat makan? Membawakan tas jinjing mu yang tak berat? Memayungkan jaket saat gerimis atau membukan sandaran kaki motor saat kalian mulai akan pergi berkencan? Ayah ku selalu diam setiap kali ibuku mengomel kenapa tidak pergi menyiram tanaman, atau bawang di dapur sudah habis, kenapa belum mandi, kenapa tidak pergi bekerja hari ini, kenapa tidak pergi mencari sayur. Ada banyak hal yang bisa wanita ucapkan ketika sadar dan tidak sadar, itu lah salah satu kekurangan wanita, tapi ayah tidak pernah mengeluh, sekali-sekali di ladeni sekali-sekali tidak. Tapi di setiap malam terdengar dari kamar sebrang obrolan mereka cukup berat, mereka selalu bertukar cerita sebelum tidur , ibu bercerita ayah mendengarkan, a...