Langsung ke konten utama

Changed

 Saya senang sekali naik motor tua itu bersama anda, saya senang melihat punggung anda yang sedang berkendara, mereka tampak kokoh walaupun begitu saya tidak berani bersandar...


Saya senang kita bisa mencuri waktu untuk makan malam bersama sepulang saya bekerja, saya masih ingat wajah yang malu-malu untuk tertawa itu tersipu kepada saya, saya senang anda memotret saya diam-diam, saya senang.

Saya senang ketika itu anda masih menyukai saya, alangkah baiknya jika itu tetap terjadi sampai saat ini.

Motor itu, helem butut itu ... meskipun begitu saya sangat menyukai penampilan sederhana anda yang mengenakan t-shirt putih dengan parfum andalan anda yang tak pernah anda beli lagi.

Datang kerumah saya dengan sebungkus besar snack kesukaan saya dan makanan kucing, saat itu anda lucu sekali. Saya ingat pertama kali melarang anda untuk pulang hingga anda terlambat pergi bekerja.

Saya terlalu terlena dengan kebahagian sementara itu, sangat sederhana tapi saya tau itu takkan pernah lagi terjadi meskipun tetap bersama orang yang sama.

Saya masih menyimpan banyak kenangan sederhana, bagaimana anda tersenyum saat kita ingin memasuki ruangan bioskop, saat anda membukan sandaran kaki motor untuk saya, saat anda memberikan jaket anda agar saya tetap merasa hangat, saat anda membawakan dua buah apel ketika saya sakit.

Mungkin waktu sudah jauh sekali berlalu dan saya hanya hitam putih yang pernah berlalu dalam sekian waktu itu, anda mungkin sudah bertemu banyak orang baik, anda masih menghubungi masa lalu anda, anda lebih senang menhabiskan waktu bersama teman-teman anda... pada akhirnya kita kembali ke awal... Asing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bu, Masih Tetap Ku Doakan

Bu titip salam untuk ayahku, aku tidak berani menceritakannya sendiri sebab takut ia sedih karena aku sedikit merasa tersakiti.  Bu, Maafkan aku karena ku pikir aku mampu menjaga dan menemaninya sampai tua sebab ternyata angan itu hanyalah awan hujan yang seketika berubah jadi badai untuk diriku sendiri.  Ku coba peluk raganya ku coba memahami hati dan sedihnya, ku temani bahagianya. Kucoba untuk ada seperti yang ibu minta saat masih di ranjang rumah sakit. Ku usahakan semuanya. Ku tau dia orang baik sebab ibu yang bilang demikian, sebab ibu orang baik karena itu aku ingin bersamanya. Bu ternyata aku salah, ku pikir perempuan baik juga pasti akan melahirkan laki-laki baik, ku pikir aku cukup untuknya ku pikir ia cukup bangga dengan aku ada di sisinya kupikir perasaan iba, perhatian dan kasih sayang yang ku curahkan untuknya adalah apa yang akan aku terima juga.  Hari itu ketika ia memutuskan untuk memisahkan diri dengan duniaku, masih ku pegang erat janjinya ketika ia bil...

Untuk 1 hari yang melelahkan kamu butuh kalimat ini

Teruntuk siapapun yang sudah berjuang berjalan di jalan yang tidak mudah, sudah mau melangkah demi langkah, hingga akhirnya di titik ini, mari berterima kasih kepada diri kita sendiri. Untuk segala kerikil yang menghantam pelan di hidup kita ataupun angin kencang yang  menerpa hati ringkih kita yang setiap kali berusaha kuat bertahan untuk hidup satu hari lagi, mari berterima kasih kepada diri sendiri. Untuk orang-orang yang sudah bertahan dan menjadi kuat untuk satu detik saja, mari ucapakan terima kasih sekali lagi untuk tidak menyerah dengan dirimu sendiri. Mari apresiasi hal-hal kecil yang mungkin terlihat sepele karena satu kali hembusan napas yang kamu keluarkan pun masih menjadi manfaat bagi pohon yang mungkin ada di seberang jalan sana atau rumput kecil yang ada di ujung kelingking kaki mu. Kamu berharga❤️

Aku Bisa Apa?

Kepala riuh berkecamuk, katamu aku tak bisa menerima kurang mu yang satu itu. "Menjadi diam" Menjadi diam bagimu adalah kurang sebab mungkin aku terlalu berisik, padahal mungkin bagi sebagian manusia berisik adalah kurang. Tapi keduanya bukanlah kekurangan ia adalah sifat alamiah manusia ketika di hadapkan pada sebuah sesuatu, sebuah masalah, sebuah senang atau sebuah yang lain yang mungkin entah apa. Ku bilang aku terima semua yang ada padamu tapi kamu bersikeukuh aku adalah orang jahat sebab tak bisa memahami kurang mu dan ku katakan kita tidak sedang bertengkar soal kurang yang kita punya, kita hanya tidak semencinta sebesar itu sebab itu kita hanya bisa saling menyalahkan dan saling bekeras kepala. Ucapmu tidak kasar tapi tindakan mu menyakitkan, berkali-kali ku maafkan berkali-kali ku yakinkan perasaanku bahwa aku bisa bertahan tapi luka-luka itu berkumpul, satu per satu mulai menusuk menggerogoti hingga ke tulang dadaku menembus hatiku lalu membusuk menjadi kecewa yan...