Langsung ke konten utama

HIPPOCAMPUS WALL



Kamu tau membaca itu sumber ilmu?

Tau lah pasti, dalam artian apa yang kamu baca akan selalu tersimpan di kepala di otak bagian dinding hippocampus atau simpelnya anggap saja itu lemari penyimpanan mirip seperti rak penyimpanan buku-buku, gak cuman buku foto-foto gambaran ingatan dan juga video-video bahkan juga mimpi, yang bisa kita ulang semau kita.

Well... dengan membaca, otomatis kamu mengisi ruang dalam otak mu dengan segala sesuatu yang otak mu konsumsi.

Otak memiliki kapasitas penyimpanan yang sangat besar. Dikutip dari sainspop, menurut Terry Sejnowski, profesor dari Salk Institute for Biological Studies, California, otak manusia memiliki kapasitas penyimpanan memori kurang lebih sebanyak satu petabyte.

Wahhh gila gak tuh, satu petabyte peta loh bukan tera kalo di hitung dalam tera 1.024 TB (atau sekitar satu juta GB) dalam satu petabyte (PB). Sudah paham? Artinya satu petabyte itu sama dengan 1.020 tera byte, sedengakn satu terabyte itu sama dengan seribu gigabyte gila gak tuh... ternyata otak kita punya kapasistas yang luas yaa kira-kira cukup gak yaa buat menyimpan kenangan mantan, canda mantan hihi... yang pasti otak kita mampu menyimpan semua hal yang pernah terjadi di kehidupan kita entah itu sesuatu yang paling kita suka atau sesuatu yang paling kita gasuka... tapi mimin masih bingung karena di otak gada menu resycle bin nya:,( susah buang hal-hal yang gabaiknya huhu...

Balik ke topik soal membaca...
Dengan membaca otomatis kita mengisi rak-rak hipocampus kita dengan hal-hal yang kita baca, gak cuman membaca dengan nonton video, mendengar lagu melihat gambar, makan sesuatu, mencium bau, melihat suatu hal terjadi, atau segala sesuatu yang dapat kita rasa dengan indra kita semua akan masuk ke dalam otak kita wahh kalo di ibaratkan komputer nih yaa pasti nih komputer udah ngeblank saking banyak nya hal yang disimpen...

Dan segala sesuatu yang masuk ke hipocampus manusia akan jadi konsumsi otak atau makanan bagi otak... bedanya adalah saat kita mengonsumsi makanan yang masuk ke perut kita dia akan keluar ketika sudah di cerna melalu sistem pencernaan yahh gak perlu mimin jelasin secara rinci pasti kalian sudah tau lah ya... dan pada saat otak kita mengomsumsi makanan nya melalui ingatan manusia dari membaca, menonton dan lainnya dia tidak akan pernah keluar... subhanallah hebat sekali Tuhan Yang maha ESA memberi kita tubuh sesempurna ini... coba bayangin, bayanginn... kita ada ujian harian besok, kita kasih makan nih otak kita, kita baca buku, kita nonton video di youtube, belajar pakai aplikasi berbayar dan ada yang sampai membayar jasa tutor ehh tiba2 otak kita mules bsok paginya terus semua yang di telan sama otak kita tiba-tiba ilang... gak kebayangkann, patut bersyukur banget Tuhan gak ngasih kapasitas otak kita terbatas, kalo ada apa coba jadinya...

Anyways gak cuman itu... sebagai manusia yang sudah di beri kesempurnaan kita patut mensyukuri apa yang udah di kasih Tuhan dengan merawat dan menjaganya tetap baik, dan for information lagi ni... apa yang di konsumsi otak juga akan masuk ke dalam alam bawah sadar manusia, konsumsi-konsumsi yang berupa, tulisan, video, ingatan, bau dan lain sebagainya itu akan menyatu dengan kita... dalam artian kita di bentuk dari segala sesuatu yang otak kita konsumsi.

Contoh besarnya adalah, manusia akan memiliki kemiripan dengan perilaku orang tuanya karena dia besar bertumbuh dan bertahan hidup karena melihat, mendengar dan mencontohkan segala sesuatu yang orang tua nya perlihatkan... sengaja atau tidak di sengaja meraka akan mengikuti itu di ajari atau tidak anak-anak akan cenderung bersikap sama dengan seseorang yang sudah hidup lama bersama dirinya...

Atau seseorang akan menjadi lebih pintar di banding yang lain apabila ia lebih sering membaca buku di banding teman-temannya yang lain karena cinderung buku berisi ilmu pengetahuan... yah tergantung apa yang di baca sih yaa hihi..

Atau lewat tontonan, wahh kalo tontonan pembahasan kita agak sensitif ya saya akan contoh kan satu yang positif dan negatif.

jika seorang anak lebih sering menonton kartun yang mendidik, hal-hal lucu atau soal pengetahuan alam, pengetahuan sosial dan hal tersebut terjadi tahun ke tahun maka anak tersebut akan menjadi orang yang cerdas dan dan penuh kelembutan sama seperti tontonan yang sering ia tonton.
Sedangkan contoh negatifnya seseorang yang sedari kecil di beri tontonan soal kekerasan, film-film kasar, atau film-film yang tidak sesuai dengan umur mereka dan itu terjadi terus menerus hingga iya dewasa kita bisa tebak seperti apa sipat yang akan dia milikinya ketika dewasa di tambah ia sering melihat kejadian buruk misalnya kdrt yang di lakukan orang tuanya gak kebayang, but gak selamanya tontonam kasar itu penyebab utama seseoranh berbuat buruk jika di beri presentasi lebih besar pada tontonan yang baik kemungkinan sipat kasar dan buruk tidak akan menonjol apalagi apalagi bila dia di lingkungan sekolah dan teman-teman yang baik yang dapat mengisi rak-rak hipocampusnya dengan baik hal tersebut kecil kemungkinan takkan terjadi.

Apa yang di konsumsi otak ialah apa yang akan menentukan jati diri manusia, jika ia di isi dengan yang baik terus menerus dia akan manjadi sosok yang baik pun sebaliknya...

Well itu adalah sedikit penjelasan dari saya, sebenarnya saya berpikir keras untuk menulis hal ini karena saya pikir semua orang sudah tau akan hal itu dan topik ini sedikit sulit dan pangjang untuk di jelaskan. Tapi diluar sana mungkin masih banyak yang tidak paham... penjelasan saya mungkin masih kurang lengkap, so jika kalian ada hal yang ingin di tanyakan jangan sungkan tulis di kolom komentar yaa...❤☺️

Anyways hari ini jangan lupa isi rak-rak hipocampus kita dengan hal yang baik yaa membaca buku atau menonton film yang baik dapat membantu memberi otak kita makanan yang sehat jangan lupa kasih makan otak kita asupan... love you all❤



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bu, Masih Tetap Ku Doakan

Bu titip salam untuk ayahku, aku tidak berani menceritakannya sendiri sebab takut ia sedih karena aku sedikit merasa tersakiti.  Bu, Maafkan aku karena ku pikir aku mampu menjaga dan menemaninya sampai tua sebab ternyata angan itu hanyalah awan hujan yang seketika berubah jadi badai untuk diriku sendiri.  Ku coba peluk raganya ku coba memahami hati dan sedihnya, ku temani bahagianya. Kucoba untuk ada seperti yang ibu minta saat masih di ranjang rumah sakit. Ku usahakan semuanya. Ku tau dia orang baik sebab ibu yang bilang demikian, sebab ibu orang baik karena itu aku ingin bersamanya. Bu ternyata aku salah, ku pikir perempuan baik juga pasti akan melahirkan laki-laki baik, ku pikir aku cukup untuknya ku pikir ia cukup bangga dengan aku ada di sisinya kupikir perasaan iba, perhatian dan kasih sayang yang ku curahkan untuknya adalah apa yang akan aku terima juga.  Hari itu ketika ia memutuskan untuk memisahkan diri dengan duniaku, masih ku pegang erat janjinya ketika ia bil...

Untuk 1 hari yang melelahkan kamu butuh kalimat ini

Teruntuk siapapun yang sudah berjuang berjalan di jalan yang tidak mudah, sudah mau melangkah demi langkah, hingga akhirnya di titik ini, mari berterima kasih kepada diri kita sendiri. Untuk segala kerikil yang menghantam pelan di hidup kita ataupun angin kencang yang  menerpa hati ringkih kita yang setiap kali berusaha kuat bertahan untuk hidup satu hari lagi, mari berterima kasih kepada diri sendiri. Untuk orang-orang yang sudah bertahan dan menjadi kuat untuk satu detik saja, mari ucapakan terima kasih sekali lagi untuk tidak menyerah dengan dirimu sendiri. Mari apresiasi hal-hal kecil yang mungkin terlihat sepele karena satu kali hembusan napas yang kamu keluarkan pun masih menjadi manfaat bagi pohon yang mungkin ada di seberang jalan sana atau rumput kecil yang ada di ujung kelingking kaki mu. Kamu berharga❤️

Aku Bisa Apa?

Kepala riuh berkecamuk, katamu aku tak bisa menerima kurang mu yang satu itu. "Menjadi diam" Menjadi diam bagimu adalah kurang sebab mungkin aku terlalu berisik, padahal mungkin bagi sebagian manusia berisik adalah kurang. Tapi keduanya bukanlah kekurangan ia adalah sifat alamiah manusia ketika di hadapkan pada sebuah sesuatu, sebuah masalah, sebuah senang atau sebuah yang lain yang mungkin entah apa. Ku bilang aku terima semua yang ada padamu tapi kamu bersikeukuh aku adalah orang jahat sebab tak bisa memahami kurang mu dan ku katakan kita tidak sedang bertengkar soal kurang yang kita punya, kita hanya tidak semencinta sebesar itu sebab itu kita hanya bisa saling menyalahkan dan saling bekeras kepala. Ucapmu tidak kasar tapi tindakan mu menyakitkan, berkali-kali ku maafkan berkali-kali ku yakinkan perasaanku bahwa aku bisa bertahan tapi luka-luka itu berkumpul, satu per satu mulai menusuk menggerogoti hingga ke tulang dadaku menembus hatiku lalu membusuk menjadi kecewa yan...