Langsung ke konten utama

Terimakasih sudah pulih



Dear my Best friend...
The important person in my world...
Thanks for being come to my life...


I don't know what happen with my life after there is not you inside.
But i know you not okay, I know you expect to be anxious, I know you are hurt ...and I know the cause.

someone said, you wouldn't be okay.
I love you so much so i want you to be fine.

find happiness, and get everything you wish for.
.

And thanks...
Terima kasih sudah pulih dari patah hati, dan terimakasih sudah terlihat baik baik saja.

Akhir-akhir ini aku sering melihatmu tertawa. Senang melihatmu bahagia.

Terus lah seperti itu,
Terang dan bersinar seperti bintang.
Kamu pantas bahagia dan akan selalu seperti itu.

Banyak hal baru, banyak bertualang di duniamu, kamu punya banyak tempat untuk di jelajahh, kamu juga bertemu banyak orang menyenangkan, kamu akan jatuh cinta lagi dengan manis pada seseorang.

Aku juga akan menjelajah, aku akan keliling dunia ku sendiri sendiria, aku akan membaca buku-buku bagus, aku akan pergi ke tempat-tempat menyenangkan, aku akan ke pantai dengan pasir berwarna pink serta air laut yang membiru terang, ada banyak pohon kelapa yang air nya terasa manis dan segar.

Aku akan berlarian di bawah pohon sakura yang bunga nya berguguran seperti salju yang berbau harum, aku akan pergi ke tempat buah-buahan jenis apel, peach, pir tumbuh liar dan berbuah lebat, aku juga akan pergi ke menara effel ku sendiri, aku akan membuat boneka salju, dan aku akan bertemu banyak panda lucu.

Aku juga akan bahagia, aku akan menangis saking bahagianya...

Meski saat itu kita terpisah ruang dan jarak aku percaya di waktu yang sama kita akan bahagia.

Aku juga percaya, meski saat itu kamu tidak ada di sisi ku lagi, tidak bisa tertawa dan mengobrol dengan ku lagi, aku percaya kamu pasti lebih bahagia dari seekor lebah yang baru bertemu bunga matahari. Atau lebih bahagia dari seekor paus yang bisa bernyanyi. Atau atau lebih bahagia dari pada lumba-lumba yang menemukan segerombolan ikan di saat sedang lapar-lapar nya. Karna kamu bertemu banyak orang baik yang menyayangimu.

Terimakasih...
Aku tidak bisa beryanyi seindah kamu bernyanyi untuk ku, aku juga tidak pandai melukis kan wajah mu yang lucu... aku cuma bisa menulis karna cuma itu yang aku bisa aku lakukan, untuk menggambarkan sebuah perasaan... dan menggambarkan sesosok kamu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bu, Masih Tetap Ku Doakan

Bu titip salam untuk ayahku, aku tidak berani menceritakannya sendiri sebab takut ia sedih karena aku sedikit merasa tersakiti.  Bu, Maafkan aku karena ku pikir aku mampu menjaga dan menemaninya sampai tua sebab ternyata angan itu hanyalah awan hujan yang seketika berubah jadi badai untuk diriku sendiri.  Ku coba peluk raganya ku coba memahami hati dan sedihnya, ku temani bahagianya. Kucoba untuk ada seperti yang ibu minta saat masih di ranjang rumah sakit. Ku usahakan semuanya. Ku tau dia orang baik sebab ibu yang bilang demikian, sebab ibu orang baik karena itu aku ingin bersamanya. Bu ternyata aku salah, ku pikir perempuan baik juga pasti akan melahirkan laki-laki baik, ku pikir aku cukup untuknya ku pikir ia cukup bangga dengan aku ada di sisinya kupikir perasaan iba, perhatian dan kasih sayang yang ku curahkan untuknya adalah apa yang akan aku terima juga.  Hari itu ketika ia memutuskan untuk memisahkan diri dengan duniaku, masih ku pegang erat janjinya ketika ia bil...

Untuk 1 hari yang melelahkan kamu butuh kalimat ini

Teruntuk siapapun yang sudah berjuang berjalan di jalan yang tidak mudah, sudah mau melangkah demi langkah, hingga akhirnya di titik ini, mari berterima kasih kepada diri kita sendiri. Untuk segala kerikil yang menghantam pelan di hidup kita ataupun angin kencang yang  menerpa hati ringkih kita yang setiap kali berusaha kuat bertahan untuk hidup satu hari lagi, mari berterima kasih kepada diri sendiri. Untuk orang-orang yang sudah bertahan dan menjadi kuat untuk satu detik saja, mari ucapakan terima kasih sekali lagi untuk tidak menyerah dengan dirimu sendiri. Mari apresiasi hal-hal kecil yang mungkin terlihat sepele karena satu kali hembusan napas yang kamu keluarkan pun masih menjadi manfaat bagi pohon yang mungkin ada di seberang jalan sana atau rumput kecil yang ada di ujung kelingking kaki mu. Kamu berharga❤️

Aku Bisa Apa?

Kepala riuh berkecamuk, katamu aku tak bisa menerima kurang mu yang satu itu. "Menjadi diam" Menjadi diam bagimu adalah kurang sebab mungkin aku terlalu berisik, padahal mungkin bagi sebagian manusia berisik adalah kurang. Tapi keduanya bukanlah kekurangan ia adalah sifat alamiah manusia ketika di hadapkan pada sebuah sesuatu, sebuah masalah, sebuah senang atau sebuah yang lain yang mungkin entah apa. Ku bilang aku terima semua yang ada padamu tapi kamu bersikeukuh aku adalah orang jahat sebab tak bisa memahami kurang mu dan ku katakan kita tidak sedang bertengkar soal kurang yang kita punya, kita hanya tidak semencinta sebesar itu sebab itu kita hanya bisa saling menyalahkan dan saling bekeras kepala. Ucapmu tidak kasar tapi tindakan mu menyakitkan, berkali-kali ku maafkan berkali-kali ku yakinkan perasaanku bahwa aku bisa bertahan tapi luka-luka itu berkumpul, satu per satu mulai menusuk menggerogoti hingga ke tulang dadaku menembus hatiku lalu membusuk menjadi kecewa yan...