Langsung ke konten utama

Untuk Kamu🐻



Aku tidak pandai menjelaskan tapi aku ingin mengungkapkan sesuatu yang mungkin sudah sering kamu baca dan dengar.

Maaf...
Aku tau seharusnya aku lebih banyak bilang terimakasih di banding kata maaf. Aku seharusnya lebih paham, lebih dewasa dalam menghadapi segala situasi yang ada.

Aku harusnya mengerti kamu lelah dan tak ingin basa basi. Aku harusnya tak memakai kalimat mengode yang tak kamu pahami. Seharusnya aku sadar itu.

Ini justru jadi masalah bagi kita.

Percayalah, meski aku lelah dalam menghadapi mu perasaan ku tetap yang utama, aku tetap menyayangi mu layak hari hari sebelumnya.

Terimakasih sudah mau membersamai ku selama ini, sudah mau menggenggam tangan ku, sudah mau jadi tempat bersandar.

Kadang aku berpikir kamu lah yang lelah akan segala hal tentang kita, kadang saking banyak nya salah ku, ku pikir kamu akan lebih baik tanpa ku.

Tapi aku tau kamu enggan aku pergi, akupun enggan beranjak. Tapi kadang kadang meski mulut mu tak berucap sikapmu seakan ingin aku pergi, aku bingung.

Aku mencintaimu...
Seperti itulah adanya, aku juga ingin kamu menerima aku apa adanya layak nya aku mencintai mu...

Aku juga ingin kamu paham situasi dari sisi diriku tapi pasti sulit, iya... aku tau, jangan dipaksakan.

Aku juga merasa beberapa hal yang kamu lakukan ada hal-hal yang tidak kamu suka lakukan tapi kamu tetap lakukan untuk ku, terima kasih, itu juga jangan terlalu kamu paksakan....

Terima kasih lagi...
Jika kamu tanya mauku apa, tentu saja aku ingin kita baik-baik saja... jika kamu mau aku seperti dulu, aku akan kembali seperti diriku yang dulu.


Aku minta maaf untuk kesekian kalinya...
Juga berterimakasih untuk berulang kalinya...

Jika kamu masih ingin dengan ku aku akan memperlakukan mu layak nya kamu yang kusayangi, memperhatikan mu, menyukaimu...

Tapi jika kamu lelah atas ku, rasa sakit memenuhi hatimu, ku harap kamu siap hari harimu tanpa aku lagi.

Aku tidak senang melihat seseorang yang begitu penting dalam hidupku merasa tidak bahagia dan terus menerus kecewa, aku tidak bisa melihatnya selalu mengeluh tentang diriku yang belum bisa memberikan apa-apa.


 Aku menyayangi mu


                                        Suci❤
.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bu, Masih Tetap Ku Doakan

Bu titip salam untuk ayahku, aku tidak berani menceritakannya sendiri sebab takut ia sedih karena aku sedikit merasa tersakiti.  Bu, Maafkan aku karena ku pikir aku mampu menjaga dan menemaninya sampai tua sebab ternyata angan itu hanyalah awan hujan yang seketika berubah jadi badai untuk diriku sendiri.  Ku coba peluk raganya ku coba memahami hati dan sedihnya, ku temani bahagianya. Kucoba untuk ada seperti yang ibu minta saat masih di ranjang rumah sakit. Ku usahakan semuanya. Ku tau dia orang baik sebab ibu yang bilang demikian, sebab ibu orang baik karena itu aku ingin bersamanya. Bu ternyata aku salah, ku pikir perempuan baik juga pasti akan melahirkan laki-laki baik, ku pikir aku cukup untuknya ku pikir ia cukup bangga dengan aku ada di sisinya kupikir perasaan iba, perhatian dan kasih sayang yang ku curahkan untuknya adalah apa yang akan aku terima juga.  Hari itu ketika ia memutuskan untuk memisahkan diri dengan duniaku, masih ku pegang erat janjinya ketika ia bil...

Untuk 1 hari yang melelahkan kamu butuh kalimat ini

Teruntuk siapapun yang sudah berjuang berjalan di jalan yang tidak mudah, sudah mau melangkah demi langkah, hingga akhirnya di titik ini, mari berterima kasih kepada diri kita sendiri. Untuk segala kerikil yang menghantam pelan di hidup kita ataupun angin kencang yang  menerpa hati ringkih kita yang setiap kali berusaha kuat bertahan untuk hidup satu hari lagi, mari berterima kasih kepada diri sendiri. Untuk orang-orang yang sudah bertahan dan menjadi kuat untuk satu detik saja, mari ucapakan terima kasih sekali lagi untuk tidak menyerah dengan dirimu sendiri. Mari apresiasi hal-hal kecil yang mungkin terlihat sepele karena satu kali hembusan napas yang kamu keluarkan pun masih menjadi manfaat bagi pohon yang mungkin ada di seberang jalan sana atau rumput kecil yang ada di ujung kelingking kaki mu. Kamu berharga❤️

Aku Bisa Apa?

Kepala riuh berkecamuk, katamu aku tak bisa menerima kurang mu yang satu itu. "Menjadi diam" Menjadi diam bagimu adalah kurang sebab mungkin aku terlalu berisik, padahal mungkin bagi sebagian manusia berisik adalah kurang. Tapi keduanya bukanlah kekurangan ia adalah sifat alamiah manusia ketika di hadapkan pada sebuah sesuatu, sebuah masalah, sebuah senang atau sebuah yang lain yang mungkin entah apa. Ku bilang aku terima semua yang ada padamu tapi kamu bersikeukuh aku adalah orang jahat sebab tak bisa memahami kurang mu dan ku katakan kita tidak sedang bertengkar soal kurang yang kita punya, kita hanya tidak semencinta sebesar itu sebab itu kita hanya bisa saling menyalahkan dan saling bekeras kepala. Ucapmu tidak kasar tapi tindakan mu menyakitkan, berkali-kali ku maafkan berkali-kali ku yakinkan perasaanku bahwa aku bisa bertahan tapi luka-luka itu berkumpul, satu per satu mulai menusuk menggerogoti hingga ke tulang dadaku menembus hatiku lalu membusuk menjadi kecewa yan...