Langsung ke konten utama

Sending lot of love for my teacher❤

Untuk ibu nova yang baik❤

Terima kasih sudah menjadi guru yang sangat menginfirasi, sosok yang dermawan sosok yang menyenangkan dan di sukai murid-murid nya❤

Ibu masih ingat tidak ibu nova pernah marah sama suci berminggu-minggu dulu waktu suci masih kelas 1 SMKšŸ˜¢šŸ˜… itu dulu karena apa ya suci lupaaa, ouhh iyaa gara-gara osis, padahal ibu nova cuman salah paham😭 tapi suci tetap minta maaf berulang kali huwaaa sedih, setiap kali ngajar mata ibu selalu sinis menatap suci:') padahal suci gatau salah suci dimana😢 kalo gak salah ibu marah dengan satu anak murid ibu yang lain dan mengira itu perbuatan suci, karena kami sama-sama osis. Suci tidak bermksd memebenarkan diri karena menjelaskan situasi pun kayaknya dulu ibu tidak mau dengaršŸ˜… but its ok ya bu, itu adalah masa lalu.

Ibu nova gampang dendaman asliiišŸ˜… jangan bikin marah walau sekali, kalau sudah marah jangan harap wkwk. Tapi aslinya ibu nova adalah sosok yang tulus lemah lembut dan penyayang sedikit keras tapi disiplin. Buu.. tau gak, sosok ibu sangat menginsfirasi suci, jika kelak suci menjadi guru ibu adalah teladan suci.

Ibu nova baik bangett😭😭😭 gak bisa di ungkapkan dengan kata-kata, ibu jadi emak suci yang kedua aja ya huwaaaa...

Ibu makasih untuk segala hal yang telah ibu beri ke suci, ilmu, pengalaman dan kasih sayang ibu. Gakan terlupakan oleh suci❤

Suci merasa jadi sosok spesial karena menjadi siswi ibu❤ bangga dan terharu.

Suci akan selalu mendoakan yang terbaik untuk ibu❤❤❤

I love you Ibu Nova🄰

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drowning

Aku tidak mencarimu lagi. Tidak dalam tumpukan ingatan atau album-album lama. Aku berhenti melangkah sejenak takut-takut menoleh kebelakang apa kau masih berdiri di sana, memastikan bahwa aku benar-benar sendiri kali ini, lengang bahkan dalam bentuk mimpi atau bayangan kau enggan hadir. Samar-samar terkadang garis bibirmu masih terlintas di kepala, terkadang aku tak sengaja berlinang air mata. Kurasa perjalanan cukup lama itu kini sudah berakhir. Hal yang tak pernah di mulai itu juga kini tak memiliki kata akhir, ia hanya selesai, tanpa sepatah kata, tanpa aba-aba. Dua manusia yang memilih menyerah pada jalan yang pernah mereka lalui bersama, memilih untuk merubah haluan, menceburkan diri lalu tenggelam di samudera yang dalam. Gelap Dingin Tak berniat kembali. Demi merasa baik-baik saja mereka hanya diam, tak ada patah kata atau sekedar saling sapa. Mereka memilih sembuh dengan caranya masing-masing. Menyelam ke kedalaman lalu mati pelan-pelan. 

Bu, Masih Tetap Ku Doakan

Bu titip salam untuk ayahku, aku tidak berani menceritakannya sendiri sebab takut ia sedih karena aku sedikit merasa tersakiti.  Bu, Maafkan aku karena ku pikir aku mampu menjaga dan menemaninya sampai tua sebab ternyata angan itu hanyalah awan hujan yang seketika berubah jadi badai untuk diriku sendiri.  Ku coba peluk raganya ku coba memahami hati dan sedihnya, ku temani bahagianya. Kucoba untuk ada seperti yang ibu minta saat masih di ranjang rumah sakit. Ku usahakan semuanya. Ku tau dia orang baik sebab ibu yang bilang demikian, sebab ibu orang baik karena itu aku ingin bersamanya. Bu ternyata aku salah, ku pikir perempuan baik juga pasti akan melahirkan laki-laki baik, ku pikir aku cukup untuknya ku pikir ia cukup bangga dengan aku ada di sisinya kupikir perasaan iba, perhatian dan kasih sayang yang ku curahkan untuknya adalah apa yang akan aku terima juga.  Hari itu ketika ia memutuskan untuk memisahkan diri dengan duniaku, masih ku pegang erat janjinya ketika ia bil...

Never Enough

Dan dengan takut-takut aku menakar kadar bahagia ku, takut-takut justru akan jadi racun bagi diriku. Ku tuang sedikit demi sedikit bagian dari dirimu agar aku merasa lega setiap harinya, agar merasa tenang jiwaku. semakin kesini semakin candu rasanya terkadang aku tuang terlalu banyak sampai rasanya campur aduk perasaanku. Terkadang aku lupa aku punya batasan, dan ku lewati garis batas itu hanya agar lebih bahagia. Pikirku jika terus bersamamu maka aku akan abadi merasa senang, candu itu menyerangku sampai aku lupa bagaimana caranya berhenti, setiap hari ku takar lebih banyak bagian dari dirimu semakin hari terasa pula aku tergila-gila, meronta-ronta menginginkan dirimu. Salah, kataku. Ini sudah jauh salah, bukan begini cara cinta bekerja, jika benar harusnya kamu merasa cukup setiap satu hari dengan takaran biasanya. Ucapan selamat pagi dan ungkapan hangat lainnya harusnya sudah membuatmu siap menjalani hari yang panjang. Bukan mengemis, mengais-ngais perhatian sampai akhirnya kadar p...