Langsung ke konten utama

Hai....

Hi... i mean how are you readers???
Sudah lama tidak memposting apa2, sebenarnya aku bingung mau menulis soal apa hihi... dan i think kalian pun gk bakal kangen sam tulisan-tulisan aneh ku hehe....

Hari ini tanggal 2 oktober 2020, hmmm 2020 banyak dari kalian mungkin merasa tahun ini kacau, bahkan aku pun tidak menulis hal-hal berarti di tahun ini.

Bagiku situs blog ini tempat yang menyenangkan. Saat pertama kali membuat nya aku merasa seperti menemukan teman baru, teman berbagi cerita teman menyimpan memori yang sebenarnya sangat berarti dalam hidupku. Ingatan-ingatan yang tak ingin ku lupakan begitu saja. Dan aku mulai menyadari bahwa passion ku adalah menulis. Menulis tulisan-tulisan aneh tepat nya.

Tahun ini aku masuk fakultas negeri yang susah payah aku perjuangkan, syukur yang begitu mendalam aku panjatkan kepada Tuhan. Aku mendapat beasiswa bagi ku itu sangat luar biasa. Meski pun begitu rasanya sulit sekali menghadapi hidup di kota orang, di tempat yang bahkan aku merasa ini bukan tempatku.

Aku berjuang aku bertahan, meski banyak sedih yang bertubi-tubi menusuk perih dadaku.

But, its ok i'm fine, aku bisa lewatin ini smua.

Dan aku sudah 2 minggu disini, di kota orang, dirumah orang lain. Bertahan seperti parasit yang berjuang menempel pada inang nya. Dan aku harap mereka yang membantu ku selalu di beri kesehatan dunia akhirat serta rezeky yang melimpah.

Aku mendaftar asrama dan dalam jangka waktu 2 minggu baru bisa di beri kepastian apakah aku di terima atau tidak. Dan sulit nya kenapa harus di biaya.

Aku merindukan banyak hal di sana di kotaku, aku merindukan kelurga dan teman-teman ku, aku merindukan kamu, Yang sedikit demi sedikit berubah.

Masih dalam kondisi pandemi, sudah lebih dari 1000 orang terinfeksi covid disini, rasa waswas dan takut pasti selalu membuat cemas siapa saja tak terkecuali aku. Hanya harap dan doa semoga semua orang disini baik-baik saja.
Dan semoga aku bisa menyelesaikan bangku perkuliahan ku dengan lancar:)

Huftt... aku berharap semua benar-benar baik-baik saja.


❤

Komentar

  1. Hi. It has been a long time.

    It's really great to have a blog, right?
    We can write everything, even we don't have visitor/reader/admirer. As long as we can write, it's okay.

    Well, I am happy to know that you live a good life now. Trust me, no need to worry, all you need are... Do good, feel good, and be a good girl.

    Keep healthy and happy!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drowning

Aku tidak mencarimu lagi. Tidak dalam tumpukan ingatan atau album-album lama. Aku berhenti melangkah sejenak takut-takut menoleh kebelakang apa kau masih berdiri di sana, memastikan bahwa aku benar-benar sendiri kali ini, lengang bahkan dalam bentuk mimpi atau bayangan kau enggan hadir. Samar-samar terkadang garis bibirmu masih terlintas di kepala, terkadang aku tak sengaja berlinang air mata. Kurasa perjalanan cukup lama itu kini sudah berakhir. Hal yang tak pernah di mulai itu juga kini tak memiliki kata akhir, ia hanya selesai, tanpa sepatah kata, tanpa aba-aba. Dua manusia yang memilih menyerah pada jalan yang pernah mereka lalui bersama, memilih untuk merubah haluan, menceburkan diri lalu tenggelam di samudera yang dalam. Gelap Dingin Tak berniat kembali. Demi merasa baik-baik saja mereka hanya diam, tak ada patah kata atau sekedar saling sapa. Mereka memilih sembuh dengan caranya masing-masing. Menyelam ke kedalaman lalu mati pelan-pelan. 

Bu, Masih Tetap Ku Doakan

Bu titip salam untuk ayahku, aku tidak berani menceritakannya sendiri sebab takut ia sedih karena aku sedikit merasa tersakiti.  Bu, Maafkan aku karena ku pikir aku mampu menjaga dan menemaninya sampai tua sebab ternyata angan itu hanyalah awan hujan yang seketika berubah jadi badai untuk diriku sendiri.  Ku coba peluk raganya ku coba memahami hati dan sedihnya, ku temani bahagianya. Kucoba untuk ada seperti yang ibu minta saat masih di ranjang rumah sakit. Ku usahakan semuanya. Ku tau dia orang baik sebab ibu yang bilang demikian, sebab ibu orang baik karena itu aku ingin bersamanya. Bu ternyata aku salah, ku pikir perempuan baik juga pasti akan melahirkan laki-laki baik, ku pikir aku cukup untuknya ku pikir ia cukup bangga dengan aku ada di sisinya kupikir perasaan iba, perhatian dan kasih sayang yang ku curahkan untuknya adalah apa yang akan aku terima juga.  Hari itu ketika ia memutuskan untuk memisahkan diri dengan duniaku, masih ku pegang erat janjinya ketika ia bil...

Never Enough

Dan dengan takut-takut aku menakar kadar bahagia ku, takut-takut justru akan jadi racun bagi diriku. Ku tuang sedikit demi sedikit bagian dari dirimu agar aku merasa lega setiap harinya, agar merasa tenang jiwaku. semakin kesini semakin candu rasanya terkadang aku tuang terlalu banyak sampai rasanya campur aduk perasaanku. Terkadang aku lupa aku punya batasan, dan ku lewati garis batas itu hanya agar lebih bahagia. Pikirku jika terus bersamamu maka aku akan abadi merasa senang, candu itu menyerangku sampai aku lupa bagaimana caranya berhenti, setiap hari ku takar lebih banyak bagian dari dirimu semakin hari terasa pula aku tergila-gila, meronta-ronta menginginkan dirimu. Salah, kataku. Ini sudah jauh salah, bukan begini cara cinta bekerja, jika benar harusnya kamu merasa cukup setiap satu hari dengan takaran biasanya. Ucapan selamat pagi dan ungkapan hangat lainnya harusnya sudah membuatmu siap menjalani hari yang panjang. Bukan mengemis, mengais-ngais perhatian sampai akhirnya kadar p...